BACA DULU NI sebelum baca yang lain

[AMARAN]

Kalau anda seorang yang sukar untuk terima pandangan orang lain, dilarang sama sekali membaca blog ini. Mengapa? Karya-karya dalam blog ini mungkin bagi anda bersifat provokatif, belagak poyo, suka mengada-ngada.. atau mungkin tidak matang.. Well.. saya cuma budak kecik yang baru belajar menggunakan blog. Sebelum ni hidup di atas laut yang jauh dari internet. So, Mumayyiz dalam menulis. Tapi kalau masih berkeras nak baca.. baca je lah! Tapi please baca dengan rasa cinta dan toleransi dalam diri. Sentap atau tersinggung perasaan.. tanggung sendiri. Anda telah diberi amaran tentang risiko yang mungkin anda akan hadapi. Tu laaa ketegaq sangat.


"Sila ambil dan viralkan mana-mana karya di dalam blog ini yang anda rasakan ada jugalah gunanya(walaupun banyak yang tidak berguna) tanpa perlu meminta izin daripada saya. Semuanya daripada Allah juga. Tapi menarik juga sekiranya anda dapat meninggalkan link di manakah tercampaknya karya saya yang marhaen itu - atleast boleh bantu saya popular.. ngeh ngeh ngeh... Yalah, apa salahnya mahu menjejaki kasih karya yang sudah ditulis, di samping menambah kenalan baru bukan..? Senyum sambil membuat tanda aman." : ayat Inche Gabbana..


Kita punya cerita yang tersisa di hati

Bisikan kata yang enggan dilupakan.

Mungkin sekarang masih segar.

Cuma kelak waktu mereputkan minda.

Lantas kisah ini hanya menjadi alunan kenangan yang bisu.


DISKLEMER - Semua pandangan sendiri sahaja.

Tidak matang mungkin.

Cuma ini yang berkisar di minda.

Dan aku tidak ingin melupakan.

Mungkin anda punya cerita lain. Ini cerita aku.

Maaf jika ada yang tidak senang hati.

Berombak dada membacanya.

Tapi ini cerita aku. Berkenan? Silakan baca.

Tidak? Dijemput untuk tekan butang keluar.

May 22, 2014

Firman ALLAH S. W. T. tentang Kematian

Firman ALLAH Tentang Kematian
Coretan : Musafir Cinta Ilahi
بسم الله الرحمن الرحيم



“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”
(Ali Imran : 185).

“Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
(Luqman : 34).

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.”
(Al-Anbiya : 35).

“Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.”
(Ali Imran : 145)

“Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukan ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya).”
(Al An-am : 2).

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan, ‘Ini adalah dari sisi Allah,’ dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan, ‘Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad).’ Katakanlah, ‘semuanya (datang) dari sisi Allah’. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?”
(An-Nisa’ : 78).

“Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?”
(Al-An’am : 95).

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang-belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia mahluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasuci Allah, Pencipta Yang Paling Baik. Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di Hari Kiamat.”
(Al-Mukminun : 12-16).

“Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan), hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.”
(Al-A’raf : 57).

“Dan sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya bahwa kamu melihat bumi itu kering tandus, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan yang menghidupkannya tentu dapat menghidupkan yang mati, sesungguhnya dia mahakuasa atas segala sesuatu.”
(Fushshilat : 39).

“Katakanlah, ‘Allahlah yang menghidupkan kamu kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada Hari Kiamat yang tidak ada keraguan padanya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”
(Al-Jatsiyah : 26).

“Dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar.”
(Fathir :22).

“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya, maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.”
(Az-Zumar : 42).

“Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).”
(Az-Zumar : 68).

“(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncangkan alam, tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua. Hati manusia pada waktu itu sangat takut.”
(An-Nazi’at : 6-8).

“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu, sesungguhnya kegoncangan Hari Kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras.”
(Al-Haj : 1-2).


MATI itu pasti! Bertaubatlah kepada ALLAH atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Jangan sampai nafas di kerongkong baru kita tersedar dan masa itu sudah tiada peluang untuk bertaubat kepadaNYA..Ya ALLAH matikanlah aku, keluargaku,saudara maraku dan sahabat seperjuanganku dalam husnul khatimah dan limpahkanlah rahmatMu bersama kami.

No comments:

Post a Comment