BACA DULU NI sebelum baca yang lain

[AMARAN]

Kalau anda seorang yang sukar untuk terima pandangan orang lain, dilarang sama sekali membaca blog ini. Mengapa? Karya-karya dalam blog ini mungkin bagi anda bersifat provokatif, belagak poyo, suka mengada-ngada.. atau mungkin tidak matang.. Well.. saya cuma budak kecik yang baru belajar menggunakan blog. Sebelum ni hidup di atas laut yang jauh dari internet. So, Mumayyiz dalam menulis. Tapi kalau masih berkeras nak baca.. baca je lah! Tapi please baca dengan rasa cinta dan toleransi dalam diri. Sentap atau tersinggung perasaan.. tanggung sendiri. Anda telah diberi amaran tentang risiko yang mungkin anda akan hadapi. Tu laaa ketegaq sangat.


"Sila ambil dan viralkan mana-mana karya di dalam blog ini yang anda rasakan ada jugalah gunanya(walaupun banyak yang tidak berguna) tanpa perlu meminta izin daripada saya. Semuanya daripada Allah juga. Tapi menarik juga sekiranya anda dapat meninggalkan link di manakah tercampaknya karya saya yang marhaen itu - atleast boleh bantu saya popular.. ngeh ngeh ngeh... Yalah, apa salahnya mahu menjejaki kasih karya yang sudah ditulis, di samping menambah kenalan baru bukan..? Senyum sambil membuat tanda aman." : ayat Inche Gabbana..


Kita punya cerita yang tersisa di hati

Bisikan kata yang enggan dilupakan.

Mungkin sekarang masih segar.

Cuma kelak waktu mereputkan minda.

Lantas kisah ini hanya menjadi alunan kenangan yang bisu.


DISKLEMER - Semua pandangan sendiri sahaja.

Tidak matang mungkin.

Cuma ini yang berkisar di minda.

Dan aku tidak ingin melupakan.

Mungkin anda punya cerita lain. Ini cerita aku.

Maaf jika ada yang tidak senang hati.

Berombak dada membacanya.

Tapi ini cerita aku. Berkenan? Silakan baca.

Tidak? Dijemput untuk tekan butang keluar.

June 25, 2013

Sang Perkasa!!

SALAM HATI KEPADA CINTA
Laksana langit membelah purnama
Panahan kasihnya memecah suasana
Hembusan bayu rindunya menyambar resah
Kala kalamNya bergema...
Mendung berarak menyingkirkan kelam..

Awan..andai dapat ku gapai..maka saktilah hamba.
Bait-bait kata terungkai..
Setiap butiran katanya pecah berkecai..
Ibarat serpihan kaca jatuh mencium sejagat hamparan tanah

Setiap perkisahan yang dikarangkan mencatat rangkaian dan untaian cerita hati seorang hamba...
Kelana jiwa lara...
Bukan banjaran yang menjadi badai dalam alur perjuangannya..
Walau tidak segagah Sang Garuda..
Tebaran sayapnya masih mampu melenyapkan teriknya bahana..
Walau langkahnya tidak sedalam samudera..
Namun deruannya masih mampu menyeberangi antagonis yang menerpa
Cukup berbekalkan doa..
Kaki yang melangkah adalah kaki yang menerpa..
Lirikan yang memandang ibarat bilah panah jika tergugat nyawa..

SANG PERKASA....
tiada yang mampu merundukkan egonya jika bukan Penciptanya..

No comments:

Post a Comment